Al-Quds – Infopalestina: Sumber Palestina di Al-Quds menyebutkan, bentrokan tejadi antara warga Palestina dengan kepolisian Israel di dalam areal Masjid Al-Aqsha, menyusul kebijakan Zionis yang menutup akses ke dalam masjid. Sejumlah warga Al-Quds menjelaskan, sebelumnya kepolisian Israel menutup semua pintu masuk menuju Al-Aqsha, Kamsi (11/3). Polisi Zionis menggunakan senjata dan bom gas air mata untuk membubarkan jema’ah shalat yang mau masuk masjid. Mereka juga melarang warga Al-Quds yang umurnya kurang dari 50 tahun memasuki pelataran masjid untuk melakukan shalat di dalamnya. Kepolisian dan tentara Zionis menggunakan matras, tenda-tenda dan pos penjagaan di semua pintu masuk Kota Lama untuk memeriksa setiap warga yang melintas. Mereka hanya mengizinkan warga yang tinggal di Kota Lama saja untuk memasuki pelataran Al-Aqsha. Operasi terus dilakukan sejak selesai shalat Ashar kemerin hingga sebelum shalat jum’at hari ini (11/3). Tetapi bisa saja diperpanjang tergantung perkembangan situasi di lapangan. Sementara itu, pemerintah Israel menempatkan puluhan personil kepolisian di semua jalan menuju Kota Lama dan di seluruh pagar Al-Quds. Disamping menggelar apel siaga bagi tentara dan kepolisian, infantry maupun kaveleri. Namun dalam pada itu, pemerintah Israel mengizinkan ribuan warga Yahudi memasuki pelataranb Masjid Al-Aqsha, terkait peresmian sinagog Yahudi di samping Masjid Al-Aqsha yang akan dilakukan pa 14-15 Maret besok. (asy)
|