Ramallah – Infopalestina: Tawanan Palestina di seluruh penjara Israel yang terdiri dari berbagai latar belakang organisasi politik maupun lembaga mengirimkan surat kepada seluruh bangsa Arab dan ummat Islam yang berisi penjelasan tentang penderitaan serta kesulitan yang mereka hadapi. Mereka bertekad akan melaksanakan aksi protes secara besar-besaran di dalam penjara Israel mulai awal April depan. Surat tersebut berisi penjelasan rinci mengenai situasi di dalam penjara Zionis. Mereka hidup bagaikan di dalam neraka, disamping perlakuan pihak Zionis yang sangat kasar tak berprikemanusiaan. Sebagian tawanan tinggal di dalam satu ruangan yang tidak bisa digambarkan sulitnya, dalam rangka mengubah tekad para tawanan serta menodai kehormatan kemanusiaan mereka. Israel memperlakukan tawanan Palestina sangat buruk, bahkan mungkin paling buruk dalam sejarah, disaksikan lembaga Palang Mereh Internasional. Dalam suratnya yang dikirimkan kepada departemen tawanan Palestina yang dilansir infopalestina, Kamis (11/3) menyebutkan, ditengah upaya dunia internasional untuk menyelamatkan piagam hak asasi manusia dan mendorong rakyatnya agar lebih beradab serta membuka diri menuju berdemokratisasi, keadilan dan persamaan. Rakyat Palestina justru hidup dalam kondisi terburuk sepanjang sejarah kemanusiaan. Mereka senantiasa dihadapkan pada perlakuan biadab dan penodaan yang terus menerus mencoreng wajah dunia internasional serta sejumlah organisasinya yang membisu melihat kezaliman yang dipertontonkan Zionis terhadap rakyat Palestina terisolasi. Yang menjadi prioritas dalam aksinya ini adalah boikot kunjungan mulai bulan April hingga Mei mendatang, bekerja seama dengan sejumlah lembaga resmi dan atas pantauan Lem baga Palang Merah internasional, sebagai bentuk protes atas perlakuan Zionis terhadap keluarga tawanan yang ingin mengunjungi anggota keluarganya di dalam penjara. Kerap kali mereka mendapat penginaan, pelecehan seksual di sejumlah pintu perlintasan dan di dalam penjara Zionis. (asy)
|