Moskow – PIP: Gerakan Pemuda Rusia untuk Palestina meminta PBB melakukan tekanan pada entitas Zionis Israel agar merealisasikan tunrutan yang dinyatakan para tawanan Palestina sebelum mulai melakukan aksi mogok makan di penjara-penjara Zionis, yang sudah berlanjut hingga pekan ketiga berturut-turut.
Gerakan Pemuda Rusia untuk Palestina pada hari Rabu, kemarin, di Moskow, menyerahkan surat protes atas kondisi para tawanan kepada ketua perwakilan HAM PBB di Rusia, Richard Komenda, sepuluh hari setelah melakukan demo besar di ibukota Rusia untuk membela para tawanan Palestina.
Para aktivis Rusia dalam suratnya menegaskan dukungan penuh mereka pada tuntutan sah yang ditetapkan para tawanan Palestina di penjara-penjara Zionis Israel. Mereka menyatakan bahwa kondisi yang dialami para tawanan Palestina di penjara-penjara dan tahanan Zionis Israel “tidak boleh melanggar kemanusiaan secara prinsip karena nilai moral dan kemanusiaan, terlepas dari norma-norma hukum internasional.
Dalam suratnya mereka mengatakan bahwa entitas Zionis Israel “mengabaikan bahwa menikmati menginjak-injak hukum internasional, melakukan kejahatan dem kejahatan lain terhadap para tawanan.” Mereka menambahkan bahwa semua itu dilakukan juga bertentangan secara terang-terangan terhadap resolusi-resolusi PBB.
Karena itu PBB diminta melakukan tekanan yang cukup pada Israel untuk menghentikan kejahatan-kejahatannya terhadap para tawawan Palestina dan menyetujui perbaikan kondisi mereka serta merealisasikan tuntutan mereka, demikian seperti ditegaskan dalam surat Gerakan Pemuda Rusia untuk Palestina. (asw)
|