Al-Quds – Infopalestina: Harian Israel Haaretz menyebutkan bahwa pemerintah Amerika memberikan lampu hijau bagi proses perluasan pemukiman yahudi di kota Al-Quds. Harian mengisyaratkan bahwa wakil presiden Amerika Bidden hanya marah karena timing pembangunan unit permukiman yahudi. Kolumnis dan pengamat Israel Akeva Aldar menegaskan, kemarahan Amerika terjadi bukan karena proses perluasan itu sendiri tapi karena Israel bisa secara ril mengumumkan pembangunan dan membangun itu sendiri, namun itu harus dilakukan setelah tamu Amerika meninggalkan Israel atau sebelum tamu datang. Sebab jika itu diumumkan pada saat pejabat Amerika berada di Israel mengesankan itu disetujui Amerika. Aldar menambahkan, Netanyahu mengumumkan bahwa pengumuman soal pembangunan tidak dilakukan pada pekan depan sebab itu akan menghina tamu Amerika. (bn-bsyr)
|