Kairo – Infopalestina: Mufti Mesir Dr. Ali Gomaa, memperingatkan adanya ancaman dari rencana yang dilakukan penjajah Zionis terhadap Masjid Al-Aqsha. Dia mengutuk penyerangan terahdap masjid al Aqsha dan menegaskan bahwa rencana tersebut akan menggiring kawasan ke dalam kekacauan.
Dia mengatakan, Sabtu (13/3), "Ancaman ini merupakan perang tanpa terhadap umat Islam yang tidak bersalah, intervensi secara terang-terangan dalam urusan ibadah mereka, dan serangan terhadap tempat-tempat suci dan masjid-masjid mereka.”
Gomaa menegskan bahwa informasi yang mengisyaratkan adanya sebuah rencana untuk menyerbu al Aqsha pada pertengahan bulan ini dan pendirian sinagog Yahudi, akan memperburuk krisis dan akan menggiring seluruh kawasan dalam kobaran.
Dia mengutuk tindakan Israel sebelumnya yang mencaplok Masjid Ibrahimi dan Masjid Bilal Ibn Rabah di Tepi Barat ke dalam yang situs arkeologi Yahudi.
Dalam fatwa sebelumnya, Mufti Mesir ini menegaskan bahwa niat pemerintah Zionis mengambil langkah seperti itu tidak bukan hanya melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia, tetapi juga merupakan pelanggaran yang nyata dan terang-terangan terhadap semua resolusi internasional, prinsip-prinsip dan nilai-nilai agama dan syariat samawi.
Dia menyerukan dilakukan serangkaian langkah untuk menanggapi rencana ini dan mengambil langkah-langkah hukum di Mahkamah Internasional. Dia menegaskan bahwa keputusan aneksasi mengancam terjadinya konflik agama dan konfrontasi serius yang mengancam perdamaian dan keamanan internasional pada saat dunia sedang berbicara tentang dialog agama, budaya koeksistensi dan toleransi. (asw)
|