Beirut-PIP: Hamas mendirikan tenda solidaritas di depan kantor Palang Merah Internasional di ibukota Libanon, Beirut, Rabu (9/5) sebagai rangkaian aksi di Libanon mendukung para tawanan Palestina di penjara Israel yang memasuki hari ke 23 mogok makan. Sejumlah orasi disampaikan dalam aksi tersebut, pejabat politik Hamas di Beirut, Rafat Marroh mengawali orasi, dilanjutkan orasi oleh anggota parlemen Libanon, Muhammad Qabbani, kemudian orasi dari eks tawanan Ahlam Tamimi. Aksi solidaritas dihadiri ratusan pengungsi Palestina, sejumlah poster lukisan karya anak-anak TK di pampang di tenda Palestina tersebut. Pejabat politik Hamas di Beirut, Rafat Marroh memaparkan kondisi para tawanan, dan menegaskan bahwa Hamas akan terus komitmen pada janji, membebaskan para tawanan Palestina dari penjara Israel, Hamas terus mengupayakan segenap cara agar persoalan tawanan menjadi perhatian rakyat, media dan hukum internasional. Rafat menambahkan, kami tidak mengenal rasa nyaman sampai seluruh tawanan Palestina di penjara Israel dapat dibebaskan, dengan semua sarana yang dimungkinkan, pejuang Palestina telah berhasil melakukan pertukaran tawanan enam bulan lalu, dan mampu melakukan pertukaran lain dengan cara yang sama, cara kekuatan yang hanya difahami pihak penjajah. Sementara itu aleg Libanon, Muhammad Qabbani menegaskan pentingnya solidaritas penuh untuk tawanan Palestina, Beirut akan selalu mendukung Palestina, dan perdamaian yang adil tidak mungkin dicapai kecuali dengan senjata yang cermat. Sedangkan eks tawanan, Ahlam Tamimi memaparkan sejumlah penderitaan yang dialami tawanan Palestina di penjara Israel, terutama sel isolasi dan penahanan administratif. Ahlam menyayangkan kurangnya kepedulian organisasi Arab dan Internasional mendukung aksi mogok makan tawanan, Ahlam menyerukan kepada organisasi tersebut untuk turut bertanggung jawab terhadap para tawanan. (qm)
|