Damaskus – Infopalestina: Khalid Misyal, kepala biro politik gerakan Hamas menyerukan bahwa sejak hari ini Selasa sebagai hari kampanye untuk menjaga masjid Al-Aqsha, Al-Quds, dan tempat suci Islam dan Kristen di Palestina. Ia mengingatkan kepada masyarakat dunia akan bahaya tindakan kejahatan Israel yang bisa menyulut perang di Timur Tengah. Dalam sambutannya dalam pertemuan koalisi kekuatan-kekuatan Palestina kemarin Senin (15/3) di ibukota Suriah Damaskus, Misyal menegaskan pertemuan itu sebagai pertemuan kemurkaan dan pembalaan terhadap Al-Aqsa dan awal dari kampanye terbuka untuk membela Al-Quds dan tempat suci Islam dan Kristen di Palestina. Khusus untuk warga Palestina di wilayah jajahan 1948, Misyal menyerukan agar terus melanjutkan aksi serius menjaga masjid Al-Aqsha dari aksi penistaan, yahudisasi, penghancuran dan aksi Israel untuk membagi masjid tersebut serta seluruh tempat suci Islam dan Kristen. Ia menyerukan kepada bangsa Palestina di Tepi Barat, Jalur Gaza, bangsa Arab dan kaum muslimin di semua tempat untuk menjadikan hari Selasa ini sebagai hari kampanye dunia melawan Israel dan membela masjid Al-Aqsha, kota Al-Quds, dan tempat suci Islam dan Kristen. Misyal mengingatkan bahwa dunia Islam akan membalas apa yang dilakukan Israel karena tindakan kejahatannya itu akan menyulut perang besar di timur tengah. Misyal menyerukan agar dihentikan perundingan langsung atau tidak langsung dengan Israel sebagai itu hanya menjadi legalitas yang menutupi tindak kejahatan Israel dan semakin mendorong mereka membangun permukiman yahudi dan aksi yahudisasi terhadap Al-Quds dan tempat suci. Karenanya, untuk menghadapi ini persatuan Palestina dalam menghadapi Israel mutlak dibutuhkan untuk melakukan perlawanan. (bn-bsyr)
|