Alquds – Infopalestina: Pasukan penjajah Zionis Israel meningkatkan status siaga di al Quds hingga pada level waspada maksimum dan mengerahkan pasukan secara massif dan besar di sekitar al Haram al Maqdisi, kota lama dan perkampungan-perkampungan timur dari kota suci al Quds.
Sumber kepolisian Israel hari ini, Selasa (16/3), mengatakan bahwa hari ini akan menjadi "ujian besar" di al Quds bagi pasukan Israel, setelah pimpinan gerakan perlawanan Islam Hamas mengumumkan bahwa hari ini adalah "hari kemarahan untuk intifdhah mendukung Al-Aqsha". Di mana Hamas menyerukan kepada rakyat Palestina untuk melakukan demonstrasi sebagai bentuk kemarahan mereka.
Rencananya sekelompok anggota Komite Tinggi Pemantau Warga Arab di wilayah Palestina 1948 mengunjungi Baitul Maqdis hari ini dan bertemu dengan para staf depertemen Waqf Islam di Al-Aqsa. Kemudian dilanjutkan ke Hebron untuk mengunjungi al Haram Al-Ibrahimi yang dicaplok Zionis Israel dimasukkan dalam daftar warisan Yahudi.
Pada saat yang sama gerakan Islam (sayap utara) merencanakan untuk melakukan sebuah demonstrasi protes di wilayah al Quds.
Sedang pasukan penjajah Israel menyatakan bahwa pembatasan masuk yang diberlakukan kepada para jamaah yang ingin ke al Quds dan al Aqsha tetap diberlakukan. Untuk mencegah warga Palestina di bawah usia 50 tahun masuk al Quds dan masjid al Aqsha. (asw)
|