Gaza – PIP: Tawanan Kamal Isa di penara gurun pasir Nufhah telah berhenti sama sekali, tidak minum, sebagai akibat dari sikap keras kepala pihak penjara Israel yang tak mau mengindahkan tuntutan para tawanan. Sumber dari dalam penjara mengatakan, pihaknya telah berbicara dengan kementerian urusan tawanan di Gaza bahwa langkah tersebut ditempuh tawanan Palestina sebagai eskalasi peningkatan aksi dan mungkin akan diikuti dengan langkah-langkah berikut jika Israel tetap tak peduli dengan tuntutan tawanan. Bahkan mungkin para tawanan akan menghentikan segala jenis asupan ke dalam tubuh mereka, jika Israel tetap tak mau mengindahkan mereka di masa yang akan dating. Departemen tawanan dalam pernyataanya, Ahad (13/5) mengatakan, berhenti minum adalah aksi yang paling berat dilakukan tawanan yang tentu menyebabkan kesehatan mereka terus menurun. Seseorang tidak makan, mungkin masih bisa bertahan hidup, tetapi kalau tidak minum, jarang orang yang kuat. Kemungkinan maksimal mereka bisa bertahan hanya 72 jam saja. (asy)
|