Tepi Barat – Infopalestina: Milisi Abbas terus melanjutkan operasi penculikan terhadap para pendukung Gerakan Perlawanan Islam Hamas di Tepi Barat. Sebanyak enam dari mereka kembali diculik selama dua hari terakhir dari Tulkarem, Hebron dan Qalqilya.
Di Qalqilya milisi Abbas untuk ketiga kalinya menculik Abdul Halim Mara'ba dari desa Ras Atiya, setelah menyerbu rumahnya dengan brutal. Milisi Abbas juga menculik dua tahanan yang telah bebas Azzun Abdel Fattah Mustafa dan Abdul Hadi Radwan Hudhayfah setelah dipanggil untuk wawancara, dan juga tahanan yang telah bebas Ibrahim Sukar saat berjalan di jalan-jalan desa. Sebelumnya korban pernah ditahanan oleh milisi Abbas.
Di Hebron milisi Abbas menculik tahanan yang telah bebas Faris Amour dari rumahnya di kota Yatta. Amour sebelumnya pernah diculik beberapa kali oleh milisi Abbas.
Di Tulkarm, untuk kedua kalinya milisi Abbas menculik Ir. Fathullah Saidi (53 tahun), Direktur di Kementerian Pemerintah Daerah dan mantan Asisten Deputi Menteri Pekerjaan Umum. Sebelumnya dia telah diculik oleh sekelompok gangster "Fatah", mereka memukulinya hingga parah, menembaknya dan mencuri mobil dan telepon genggamnya serta dokumen-dokumen identifikasi dan sejumlah uang yang dibawanya.
Sebagai kelanjutan dari tindakan diskriminasi terhadap para pegawai, pemerintah inkonstitusional Fayyad di Qalqilya memecat seorang guru Subki Abdul Ghani. Di Betlehem pemerintah Fayad memecat seorang guru Sufian Zawahra. Akibat dari pepecatan Zawahra, para siswa kini belajar tanpa seorang guru pengganti.
Sebagai kelanjutan dari pertukaran peran antara pasukan penjajah Israel dan milisi Abbas, pasukan Israel di Hebron menangkap tiga orang yang dibebaskan dari penjara milisi Abbas. (seto)
|