Gaza-Infopalestina : Asosiasi wartawan Palestina menghimbau komisi rekonsiliasi kesepakatan nasional untuk secepatnya membebaskan 11 rekan mereka yang ditawan milisi Abbas di Tepi Barat. Permintaan ini diajukan sejumlah delegasi wartawan, Selasa (24/11) yang diwakili oleh Abu Hayin, Sam Afifah, Ibrahim Dzahir (sekjen) dan Muhammad Yasin (sekjen komisi). Mereka diterima sejken rekonsiliasi, DR. Iyad El-Siraj di Gaza. Dalam kesempatan itu, delegasi wartawan menyerahkan surat himbau kepada komisi rekonsiliasi untuk membebaskan rekan mereka sebelum perayaan idul Adha untuk menjaga kegembiraan mereka saat lebaran. Delegasi mengatakan, “Kami datang kepada anda melihat kedudukan anda sebagai pelindung hak asasi manusia yang menjamin kebebasan bergerak, bersuara dan bekerja. Rekan kami saat ini sedang dipenjara di Tepi Barat dengan alasan politik atau disebabkan pekerjaan mereka hari ini sebagai wartawan yang membahayakan pihak-pihak tertentu. Perlindungan terhadap wartawan dan menjamin mereka dari semua bentuk penyiksaan politik akibat perpecahan internal adalah kewajiban secara nasional, politik dan HAM dan terakhir ini merupakan spesialisai anda semua. Pada saat yang sama, mereka menolak penangkapan politik, terutama pada para wartawan. Selanjutnya mereka menjelaskan tentang kronologi penangkapan yang dilakukan milisi Abbas terhadap wartawan di Tepi Barat. Disebutkan, wartawan yang diculik di Tepi Barat adalah, Khaldoun Mazloum diculik sejak 31-8-2009, Murad Abu-Baha diculik sejak 25-9-2009, Shidqi diculik sejak Musa 22-10-2009, Bilal Dzahir dan Ahmad Betawi yang ditangkap sejak 2-11-2009. Hingga kini mereka masih melakukan penangkapannya terhadap Tarek Abu Zeid sejak 8-11-2009, Usaid Amarna sejak 11-11-2009, Alaa Al-Titi sejak 12-11-2009, dan Samer Younis sejak 14-11 - 2009, Walid Amayreh sejak 18-11-2009, Ahmed Subur sejak 19-11-2009. (asy)
|