Tepi Barat-Infopalestina : Milisi Abbas kembali lanjutkan gempuranya terhadap gerakan Hamas di Tepi Barat. Kali ini sebanyak 18 aktivis Hamas ditangkap serdadu Abbas dari sejumlah kota, seperti, Qalqilia, Nablus, Thubas, Hebron dan Bet Lehem. Dari Qalqilia, serdadu Abbas menangkap Syaikh Mahmud Salamah dan Rabi Hamdan Salamah. Padahal Mahmud Salamah sudah beberapa kali ditahan milisi Abbas. Sementara dari distrik Baqi Al-Khotib menangkap Majdi Al-Barghutsi dan Muhamad Hasan. Dari Hebron, Nu’man Salhub, anak dari DR. Azam Salhub yang masih ditahan di penjara Israel. Kemudian mereka menangkap direktur percetakan Al-Huda, Wajih Hasunah dan direktur percetakan Dandis, Taher Dendis. Sementara itu dari kamp Arab mereka menangkap Hasan Zaqut (seorang guru) dan Muhammad Rabbah setelah keduanya dipanggil menghadap kantor milisi. Masih dari Hebron, mereka juga menangkap Syaikh Khidir Lafi Gunaimat, mantan ketua komisi zakat di distrik Shaurif. Dari Thubas, milisi Abbas menangkap mantan tawanan Nadir Shawafithah setelah ia dipanggil untuk menghadap kantor milisi. Padahal sebelumnya ia sempat mendekam dalam penjara Israel selama 10 tahun. Dari Bet Lehem, milisi menangkap Anwar Ahmad Syiakh setelah ia diminta menghadap kantor milisi. Dari Nablus, mereka menangkap Ibrahum Abu Isyah, setelah diminta menghadap serta Nawaf Amir dari Kfar Qalil setelah paska penyerbuan terhadap rumahnya. Ia adalah salah seorang mahasiswa fakultas hukum di Universitas Al-Najah, putra dari wartawan senior Nawaf Amir. Dari distrik Faurik, sebelah timur Nablus, milisi Abbas menangkap dua bersaudara, Shuhaib Husam dan Muhammad Husam, keduanya putra dari ketua dewan distrik Syaikh Husam Abu Haith. Penangkapan ini dilekukan setelah rumah keduanya diserbu pasukan Abbas dan menangkap Anas Tasytasy dari Distrik Kota Lama. Dari Kamp Al-AIn mereka menangkap Basyir Barokat, paska diminta menghadap kantor milisi. Dalam kaitan ini, masih kaitan mereka menyerbu sejumlah rumah di Ras Ain di Nablus dengan alasan mencari mantan tawanan, Ahmad Awad. Mereka menghancurkan sejumlah rumah di sana. Ahmad Awad adalah mantan tawanan Zionis. ia ditahanan militer Israel selama lebih dari lima tahun dan menderita berbagai macam penyakit kronis. (asy)
|