Gaza – Infopalestina: Lembaga The Experience of Consulting and Development di Gaza mengumumkan bahwa Mesir melarang sebuah delegasi pelajar solidaritas Amerika memasuki Jalur Gaza melalui Rafah setelah mereka ditetapkan hari pertama Idul Adha untuk masuk. Dalam pernyataannya kemarin Jumat (27/11) yang salinannya diterima oleh Infopalestina lembaga menegaskan, delegasi pelajar solidaritas Amerika yang terdiri dari 40 aktivis itu kini berada di wilayah Mesir karena mereka dilarang masuk. Kini para aktivis itu sedang mengontak sejumlah pihak yang berkompeten agar bisa segera masuk ke Jalur Gaza namun tidak mesti dokumen itu bisa memenuhi syarat untuk masuk. Namun lembaga tetap berharap Mesir mempermudah aktivis kemanusiaan yang ingin meringankan penderitaan warga Palestina di Jalur Gaza. Sebab blockade Israel di sana semakin keras. Lembaga juga menyampaikan apresiasinya terhadap Mesir dan upayanya membantu warga Jalur Gaza dan meringankan penderitaan mereka. Di sisi lain, lembaga juga menyampaikan apresiasi kepada komunitas “jembatan solidaritas” yang mendukung warga Palestina yang terblokade di Jalur Gaza dan menyampaikan nasib mereka ke luar negeri. (bn-bsyr)
|