Cari
Israel Culik Putra Pemimpin Hamas di Jenin
cetakan E-Mail
Israel Culik Putra Pemimpin Hamas di Jenin
[ 02/12/2009 - 11:56 ]

Jenin – Infopalestina: Pasukan penjajah Israel Rabu (2/12) dini hari menculik  Imaduddin Abul Haija (20 tahun), putra pemimpin Gerakan Perlawanan Islam Hamas di Jenin, Syeikh Jamal Abul Haija, yang saat ini masih mendekam di dalam penjara Zionis Israel sejak tahun 2002 lalu. Aksi penculikan ini terjadi saat pasukan penjajah Zionis Israel melancarkan infiltrasi militer di kota Beit Qad, timur Jenin.

Putri Syeikh Jamal Abul Haija, Sajida Abul Haija, mengatakan bahwa pasukan penjajah Israel menculik kakaknya, Imad, saat berada di sebuah saung di lahan pertanian di desa Beit Qad. Mereka menggeledah saung dengan anjing pelacak. Sebelumnya dia pernah ditangkap oleh pasukan pendudukan selain kali ini.

Dia menambahkan bahwa keluarga (Abul Haija) mengalami – dan masih terus mengalami – banyak ujian. Orang tuanya, Syaikh Jamal Abul Haija,masih mendekam dalam isolasia tahanan Zionis Israel sejak bertahun-tahun; dengan tujuan untuk mematahkan semangatnya.

Untuk diketahui bahwa Syaikh Jamal Abul Haija divonis penjara 9 kali seumur hidup. Dengan tuduhan terlibat dalam aksi perlawanan menentang penjajah Israel selama agresi Israel di kamps pengungsi Jenin pada tahun 2002. Akibat cidera dalam pertempuran ini, Syiakh Jamal tangan kirinya terpaksa harus diamputasi. Dia juga terkena tembak di perutnya oleh seniper Israel saat pertempuran sengit yang terjadi kala itu.

Selama intifadhah al Aqsha yang meletus sejak tahun 2000, helikopter Apache Israel menembakkan tiga rudal ke rumah keluarga Abul Haija saat dia berada di rumah yang sering mengalami perusakan, penghancuran dan pembakaran berkali-kali setelah itu.

Putra sulungnya, Abdul Salam, ditangkap dan ditahan selama. Dia juga terluka dalam perang Jenin tahun 2002 terkena peluru di tulang belakang. Putra lainnya, Asim, juga ditangkap dan ditahan selama dua tahun tanpa ada proses hukum, setelah pengejaran yang dilakukan tentara Israel dengan menyerbu kamp pengungsi Jenin lebih dari sekali untuk menangkapnya.

Kemudian putrid Jamal Abul Haija, Banan, ditangkap dan ditahan selama enam bulan selama belajar di Fakultas Hukum Universitas Arab Amerika di Jenin dan dia harus menjalani interogasi kasar. Sebelum itu, istri Jamal Abul Haija, Ummul Abd, juga ditangkap, saat suami dan putranya berada di dalam penjara Israel.

Sementara itu milisi Abbas di Jenin juga pernah menangkap dan menahan dua putra Jamal Abul Haija, Imad dan Abdul Salam. (seto)

Page Top

 
 
Israel Mau Apa?

Dr. Fayez Abu Shamalah

 



 

Jl. Mampang Prapatan XV no. 15A/3 Mampang Prapatan Jakarta Selatan 12760
Tel. 021-79192705