Gaza-Infopalestina : Perdana menteri Palestina, Ismael Haneya, Ahad (6/12) berbicara lewat telepon dengan pemimpin Libia, Moamer Khadafi ditengah kondisi sulit akibat blockade serta terhentinya sendi-sendi kehidupan, akibat blockade zalim Zionis di Gaza. Keduanya berbicara tentang kemungkinan-kemungkinan pengiriman bantuan untuk rakyat Gaza dalam rangka meringankan penderitaan rakyat Palestina yang terisolasi. Dalam waktu yang tak lama lagi, akan diperoleh kesepakatan mengenai masalah internal yang diusung pihak Mesir, ungkap Haneya. Ia juga memuji perang Libia dalam mendukung masalah Palestina khususnya dan dalam problem Arab pada umumnya. Pada kesempatan yang sama, Haneya menjelaskan pada Khadafi tentang siasat Zionis dalam meyahudikan Al-Quds serta eskalasinya dalam merampas wilayah Tepi Barat, disampingf pentingnya peran Arab dan Islam dalam menghentikan pelanggaran ini. Dalam pada itu, Haneya mengungkapkan terima kasihnya kepada pemerintah Republik Libia atas sikap negara tersebut terhadap agresi Zionis ke Gaza maupun setelahnya. Di sisi lain, Khadafi mengungkapkan penghargaanya kepada rakyat Palestina dan masalahnya. Ia berjanji akan mengkaji sejumlah bantuan untuk rakyat Palestina yang terkena dampak blockade. (asy)
|