Gaza-Infopalestina : Anggota komisi Al-Quds di parlemen Palestina DR. Ahmad Abu Halbiyah menyerukan Negara-negara Arab dan Islam termasuk, Liga Arab dan OKI mengadakan konferensi darurat untuk membahas situasi berbahaya yang mengancam Al-Quds saat ini. Mereka diharapkan dapat berperan lebih aktif dalam melindungi Al-Aqsha. Pernyataan ini diungkapkan, Abu Halbiyah dalam konferensi persnya, Sabtu (2/1) kemarin di Gaza. Ia membeberkan berbagai pelanggaran dan kejahatan Zionis di kota tersebut selama bulan Desember 2009 kemerin, terutama menyangkut penghancuran dan penggusuran terhadap identitas Al-Quds sebagai persiapan menuju pembangunan kuil yahudi, disamping memasivkan permukiman zionis di kawasan dalam rangka yahudisasi. Abu Halbiyah meminta Negara-negara Arab dan Islam memberikan perlindungan terhadap kota tersebut, berikut warganya, dengan memberdayakan sejumlah resolusi dan undang-undang internasional terkait kota Al-Quds. Ketua komisi Al-Quds di parlemen ini menegaskan, tentang pentingnya menghentikan kejahatan Zionis terhadap peradaban kota Al-Quds, termasuk di dalamnya, manusia dan tempat suci ummat Islam dan Kristen. Ia mengajak warga Al-Quds dan penduduk Palestina di wilayah 48 untuk terus berjuang mempertahankan rumah-rumah mereka ataupun yang tinggal di tenda-tenda pengungsian dari segala rencana Zionis yang ingin mengusir bangsa Palestina dari tempat tinggalnya dengan menghancurkan segala produk budaya dan keagamaan kaum muslimin serta nashrani. Khusus kepada Dewan Keamanan PBB dan Lembaga Umumnya, termasuk juga UNESCO memperhatikan tempat-tempat suci ummat dengan mengutus delegasinya secara langsung untuk menyelidiki kondisi kota, akibat kejahatan Israel. Setelah itu, mereka membuat laporan kecaman terhadap agrsi Zionis untuk diajukan ke mahkamah internasional. Abu Halbiyah kembali mengungkapkan seruanya kepada Liga Arab dan Islam untuk memberikan bantuan materi kepada kota Al-Quds dan memberikan dukungan penuh terhadap perjuangan rakyat dalam menghadapi rencana jahat Zionis. Perlu diketahui, setiap bulanya, warga Al-Quds memerlukan 500 juta dollar untuk memenuhi segala kebutuhanya dalam menghadapi semua proyek yahudi. Disamping untuk membongkar semua kejahatanya terhadap kota suci tersebut. (asy)
|