Gaza – Infopalestina: Perdana Menteri Palestina Ismail Haniyah meminta pengiriman lebih banyak konvoi untuk membebaskan blokade di Jalur Gaza untuk mengakhiri ketidakadilan pada rakyat Palestina. Dia menyatakan penghargaan terhadap konvoi kemanusiaan "Miles of Smiles" yang telah menorehkan sebuah senyum di bibir orang-orang dengan kebutuhan khusus di Jalur Gaza.
Hal tersebut disampaikan Haniyah, Rabu (9/12), pada sebuah peringatan Hari Internasional untuk Orang Cacat, yang diadakan departemen social. Dia mengatakan, "Kami percaya bahwa cacat adalah yang menerangi jalan menuju kebebasan, kembali pengungsi dan kemerdekaan."
Haniyah menegaskan bahwa cacat bukanlah halangan untuk meraih masa depan dan untuk berkhidmat pada rakyat dan bangsa. Dia mengingatkan tentang sosok pendiri gerakan Hamas Syaikh Ahmad Yassin yang lumpuh. "Meskipun beliau menderita kelumpuhan, maka dengan keteguhannya, pikirannya, keimanannya dan tanggung jawabnya dia mampu menggerakkan seluruh rakyat, serta mendirikan gerakan Islam yang merupakan geakan besar adalah sejarah konflik di tanah Palestina."
Haniyah kembali menegaskan bahwa pemerintahnya memiliki komitmen untuk bertanggung jawab secara etis dan moral terhadap para panyandang cacat, meskipun tidak banyak yang dimiliki pemerintah dan adanya diblokade. (seto)
|