Gaza-Infopalestina : Gerakan Hamas melalui jubirnya, Sami Abu Zuhri menganggap remeh perkataan Mahmud Abbas soal pendirian negara sementara dan perundingan Hamas dengan Israel secara rahasia. Langkah seperti ini akan membuat ia tertampar kembali oleh teman sejawatnya di Amerika. Sementara itu, dalam pernyataan persnya Jum’at (20/11) juru bicara Hamas membantah kalau gerakanya ada gelagat mau menerima negara sementara atau berunding dengan Zionis secara diam-diam. Ia menyatakan,”Pernyataan Abbas yang menyebutkan ada perundingan rahasia antara Hamas dan Zionis terkait pendirian negara semantara tidak benar. Pernyataan tersebut hanya propaganda politik, tak lebih. Orang ini telah berbicara diluar kapasitasnya. Kita tidak tahu apa yang akan dia lakukan atau perbuat, setelah ia mendapat tamparan keras dari teman sejawatnya, Amerika dan Israel. Abu Zuhri menambahkan, pernyataan tersebut tanpa dasar sama sekali. Dengan ini Hamas menolak mentah-mentah isu negara semantara yang dilontarkan Abbas yang telah terbiasa mengungkapkan pernyataan-pernyataan tak berdasar.Pernyataan tersebut dilontarkan untuk memberkan imej tidak baik pada gerakan Hamas. Atau untuk menciptakan prakondisi untuk mendeklarasikan idenya tersebut. Hamas tidak pernah berunding dan tidak akan pernah berunding dengan Zionis. Baik secara terang-terangan ataupun secara rahasia. Abu Zuhri menambahkan, Ababs harusnya ingat bahwa ia masih komitmen pada peta jalan damai yang telah ia bayar dengan mahal dan gratis pada Zionis. Walau Israel tetap keras kepala. Ditambah dengan dusta yang dilontarkan pada para pemimpin rakyat Palestina. (asy)
|