Cari
Mesir Syaratkan Persetujuan Israel Agar Konvoi Kemanusiaan Masuk Gaza
cetakan E-Mail
Mesir Syaratkan Persetujuan Israel Agar Konvoi Kemanusiaan Masuk Gaza
[ 09/11/2009 - 11:00 ]

Kairo – Infopalestina: Pimpinan konvoi keamanusiaan "Miles of Smiles" yang tertahan di pelabuhan Port Said di Mesir hampir satu bulan, menyesalkan dikap Mesir yang terus menetapkan persyaratan yang hampir mustahil, hambatan dan kendala yang tidak dapat diterima bagi jalannya konvoi kemanusiaan yang membawa pasokan medis, kursi roda elektronik untuk mereka yang membutuhkan kebutuhan khusus dan pasien di Jalur Gaza.

Juru bicara Miles og Smiles, Zahir Berawi, dalam sebuah pernyataan pada hari Senin (9/11), mengatakan para supervi konvoi kemanusiaan ini telah menyetujui persyaratan Mesir mengirim bantuan ini lewat laut ke pelabuhan Arish, dan membayar lebih dari $ 150 ribu sebagai biaya akomodasi di Port Said dan biaya pengiriman tidak normal.

Dia menambahkan, "Tapi kami dikejutkan dengan peristiwa dan persyaratan baru yang aneh. Yaitu apa yang disampaikan kepada kami oleh Mr. Ibrahim Siddiqui, direktur jenderal Port Said dan Arish, perlunya mendapatkan persetujuan dari Zionis Israel atas mereka yang menyertai konvoi dan bantuan yang diangkut.”

Berawi menjelaskan bahwa persyaratan ini datang setelah lima hari menunggu di Arish dengan dalih keberadaan beberapa kapal lainnya yang memiliki prioritas untuk membongkar barang di pelabuhan, dan setelah penahanan konvoi keamanusiaan ini di Port Said selama 23 hari.

Meskipun mendapatkan perlakuan dan persyaratan-persyaratan yang tidak bisa diterima ini, para aktivis kemanusiaan yang menyelenggarakan pengiriman konvoi ini tidak kehilangan harapan pada pejabat Mesir. "Kami meminta kepada mereka untuk mengakhiri rangkaian panjang penderitaan yang dialami oleh puluhan aktivis perdamaian dari sembilan negara Eropa ini," Berawi.

Dia menyatakan bahwa para aktivis ini tetap bersikeras untuk menyampaikan amanah ini kepada mereka yang berhak di Jalur Gaza. Mereka berharap bisa merealisasikan tujuan kemanusiaan mereka dan mengukir senyum di wajah anak-anak Gaza, terutama mereka yang memiliki kebutuhan khusus.

Sebagaimana diketahui, konvoi kemanusiaan "Kampanye Solidaritas Internasional untuk Anak-anak Gaza – Miles of Smiles" ditahan pihak Mesir di pelabuhan Port Said selama hampir satu bulan. Mereka membawa sekitar 100 minibus penuh dengan bantuan medis dan kursi roda, selain sejumlah mobil ambulans.

Turut menyertai konvoi ini pada awalnya sebanyak 115 aktivis dari sembilan negara Eropa. Namun jumlah ini berkurang menjadi setengahnya (65) akibat penundaan yang signifikan dan tak terduga oleh pemerintah Mesir. Puluhan dari mereka terpaksa kembali ke negara mereka masing-masing untuk menunaikan pekerjaan dan kewajiban mereka semula. (seto)

Page Top

 
 
Israel Mau Apa?

Dr. Fayez Abu Shamalah

 



 

Jl. Mampang Prapatan XV no. 15A/3 Mampang Prapatan Jakarta Selatan 12760
Tel. 021-79192705