Gaza – Infopalestina: Dr. Mahmoud Zehar, anggota biro politik Hamas menegaskan, Eropa kini sedang berusaha menggelar pembicaraan dengan Hamas untuk memahami sikap-sikapnya dan bukan untuk berunding. Dalam pernyataannya di harian Al-Quds Arabi, Zehar menampik klaim Abbas kepada radio Inggris BBC pada Jumat sebelumnya bahwa Hamas sedang menggelar perundingan dengan Israel melalui mediator Amerika. Zehar menegaskan, klaim Abbas itu tidak benar. Ia menegaskan, Abbas ingin melalui statemen ini menunjukkan bahwa tidak ada bedanya antara Fatah dan Hamas soal perundingan dan Hamas akan menempuh perundingan sebagaimana Fatah dengan Israel. Sejumlah elit Fatah satu nada dengan Abbas. Fatah sendiri menuding Hamas setuju dengan kesepakatan Oslo ketika gerakan ini ikut dalam pemilu lalu. Kini Fatah berusaha menunjukkan bahwa Hamas akan menempuh jalan perundingan dengan Israel. Soal kontak yang dilakukan Hamas dengan pihak luar negeri, Zehar menegaskan, Eropa berusaha berbicara dengan Hamas dalam rangka ingin memahami sikap-sikapnya dan bukan untuk berunding. Namun pihak Abbas dan orang dekatnya berusaha mendramatisir masalah. Soal rekonsiliasi internal Palestina, Anggota biro politik Hamas ini menegaskan, pihaknya tidak ingin membuka draft rekonsiliasi Mesir namun ingin menandatangani apa yang sudah disepakati antara Hamas dan Fatah di Kairo. Ia menegaskan, pada saat Hamas tidak ingin tandatangan, itu karena khawatir ada manipulasi. Sebab sebelumnya sudah disepakati dalam dialog di Kairo soal pembentukan komite pemilu yang disepakati dengan faksi-faksi Palestina untuk mengatur pemilu tanpa melalui KPU Palestina yang ada sekarang.
Zehar menambahkan, “Kami sepakat untuk membentuk komisi pemilu dengan kesepakatan dan sekaligus tokoh yang disepakati oleh semua pihak. Namun ternyata hasilnya berbeda di dalam draf yang ditawarkankan Mesir.” Namun hal itu menurutnya masih bisa diatasi. (bn-bsyr)
|