Palestina – Infopalestina: Sumber-sumber politik resmi Israel menegaskan bahwa Inggris telah mengeluarkan perintah penangkapan terhadap mantan Menteri Luar Negeri Israel Tzipi Livni, yang saat ini memimpin partai "Kadima"; karena perannya dalam agresi setahun lalu di Jalur Gaza.
Sumber-sumber media Israel, Selasa (15/12), mengutip dari sumber-sumber resmi Israel yang mengatakan bahwa "pengadilan Inggris sudah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap pemimpin oposisi Tzipi Livni, karena partisipasinya dalam pengambilan keputusan mengenai agresi Israel terhadap Gaza." Sumber ini mengatakan bahwa memo tersebut dikeluarkan atas permintaan sebuah organisasi pro - rakyat Palestina.
Koran-koran Israel mengutip dari sumber-sumber diplomatik di London yang mengatakan bahwa pengadilan Inggris yang mengeluarkan memo penangkapan ini kemudian membatalkannya setelah diketahui bahwa Livni tidak ada di Inggris, sementara Livni dijadwalkan telah tiba di London akhir pekan lalu.
Sebelumnya Tzipi Livni, mantan Menteri Luar Negeri Israel yang beraliran ekstrem, dalam pernyataan kepada media massa Ibrani, telah mengkonfirmasi berita pembatalan kunjungannya ke London, dengan dalih tidak adanya kesesuaian jadwal waktu.
Untuk diketahui bahwa agresi Zionis setahun lalu di Jalur Gaza, yang terisolasi, telah mengakibatkan kematian lebih dari 1400 orang Palestina. Sebagian besar dari mereka anak-anak, perempuan dan orang tua. Sementara jumlah yang terluka sekitar enam ribu orang. Agresi ini juga menghancurkan infrastruktur di Jalur Gaza secara total. Dan itu semua terjadi di tengah-tengah berlanjutnya blokade yang memasuki tahun keempat secara berturut-turut. Blokade juga telah menghalangi rekonstruksi Jalur Gaza. (seto)
|