Tepi Barat – Infopalestina: Empat pekerja dari Tulkarm dan Jenin mengalami patah tulang setelah dipukuli oleh tentara Israel di dekat desa Walaja di pinggiran kota Betlehem pada Selasa (29-12).
Sumber-sumber lokal mengatakan bahwa para pekerja itu mencoba untuk memasuki wilayah Palestina yang diduduki pada tahun 1948 dari wilayah tersebut karena adanya tembok apartheid yang dibangun Israel, yang menutup semua pintu masuk di utara. Aksi para pekerja Palestina tersebut terlihat oleh tentara Israel dan mengusir mereka.
Para saksi mata mengatakan bahwa tentara Israel tidak hanya memukuli keempat pekerja Palestina tersebut, namun juga mematahkan tangan tiga pekerja dan menangkap satu dari mereka, kemudian dua orang dibawa ke rumah sakit "Beit Jala" untuk mendapatkan pengobatan.
Peristiwa ini merupakan bagian dari penderitaan yang dialami para pekerja Palestina untuk mencari sumber kehidupan untuk anak-anak mereka di laut karena otoritas penjajah menolak memberikan izin mereka untuk menyeberang. (seto)
|