Gaza – Infopalestina: Pemerintah Palestina yang dipimpin oleh PM Ismail Haniyah pada hari Kamis sore (26/11) membebaskan 155 tahanan keamanan dan pidana dari penjara Anshar di barat Gaza. Hal ini dilakukan perdana menteri untuk menghormati datangnya Idul Adha.
Direktur umum penjara dalam konferensi pers yang diadakan dalam penjara "Anshar" mengatakan telah dibentuk sebuah komite untuk mendefinisikan kriteria tahanan yang layak dibebaskan. Yaitu mereka yang tidak membahayakan keamanan dan ketertiban umum dengan kekacauan atau masalah lainnya.
Dalam pada itu, Dr. Hassan Abu Hashish, kepala kantor informasi pemerintah Palestina, menyatakan bahwa langkah ini tidak memiliki dimensi politik. "Karena tindakan seperti ini biasa dilakukan dalam mome-monen semacam itu dari pemerintah," ungkapnya.
Abu Hashish menyerukan pentignya penataan rumah Palestina, membebaskan perlawanan, menyatukan upaya dan menghimpun kekuatan bangsa Palestina menghadapi arogansi dan kekerasan pendirian Zionis dalam melancarkan yahudisasi al Quds dan meningkatkan pembangunan pemukiman Yahudi. (seto)
|