Cari
Departemen Tawanan Kecam Larangan Berkunjung Bagi Keluarga Tawanan Palestina
cetakan E-Mail
Departemen Tawanan Kecam Larangan Berkunjung Bagi Keluarga Tawanan Palestina
[ 09/11/2009 - 03:42 ]

 

Gaza-Infopalestina : Departemen Tawanan dan pembebasan Gaza mengecam tindakan pemerintah Zionis yang melarang keluarga tawanan asal Al-Quds mengunjungi keluarganya di penjara. Ia minta lembaga HAM internasional untuk intervensi dalam masalah ini serta menjamin pihak keluarga untuk dapat menemui anggota keluarganya di dalam penjara.

Dalam kesempatan ini, Direktur informasi di departemen tawanan, Riyadh Al-Ashqar mengatakan, Israel menggunakan berbagai cara untuk dapat menghalangi keluarga tawanan mengunjungi anggotanya di dalam penjara Zionis. Pihak Zionis senantiasa mengusir mereka di pintu perlintasan atau menyobek surat izin masuk dari mereka.

Al-Ashqar menambahkan, Zionis bertujuan meneror keluarga tawanan. Seperti larangan berkunjung kepada keluarga Aminah Jawad Muna yang divonis seumur hidup oleh pengadilan Israel. Demikian juga terhadap keluarga Sina Muhammad Syahadah (divonis seumur hidup), Ibtisam Abdul Hafidz  (divonis 14 tahun) dan Nada Atha Durbas yang divonis enam tahun.

Saat ini, keluarga tawanan Al-Quds mengalami penderitaan dua kali lipat. Di satu sisi, Israel tidak menyetujui memasukan nama-nama mereka dalam transaksi pertukaran tawanan dengan Palestina ataupun bangsa Arab, pada saat yang sama mereka juga tidak diizinkan mengunjungi anggota keluarganya di dalam penjara.

Dijelaskan, ada sekitar 45 tawanan asal Al-Quds. Mayoritas divoinis lebih dari 15 tahun. Lima diantaranya sudah mendekam dalam penjara selama lebih dari 23 tahun. 12 dari mereka sudah lebih dari 22 tahun tinggal dalam penjara. Dan Fuad Razam, warga Al-Quds telah mendekam dalam penjara lebih dari seperempat abad. (asy)

Page Top

 
 
Israel Mau Apa?

Dr. Fayez Abu Shamalah

 



 

Jl. Mampang Prapatan XV no. 15A/3 Mampang Prapatan Jakarta Selatan 12760
Tel. 021-79192705