Gaza
– Infopalestina: Jurubicara Gerakan Perlawanan Islam Hamas, Dr. Sami Abu Zuhri kembali menegaskan komitmen gerakannya untuk merealisasikan rekonsiliasi dan mengakhiri perpecahan Palestina. Dia menyatakan Hamas telah melakukan beberapa inisiatif untuk mencapai rekonsiliasi nasional. "Bukti-bukti dan penjelasan dalam masalah ini banyak," tegas Abu Zuhri dalam pernyataan pers kepada televisi al Quds, Sabtu (2/1).
Abu Zuhri menambahkan bahwa Hamas tetap komitmen pada rekonsiliasi. “Gerakan Hamas tidak hanya melontarkan slogan-slogan. Kamis serius dalam merealisasikannya,” tegasnya. Dia menyerukan kepada orang-orang yang ikhas di dalam gerakan Fatah untuk bertindak dan menerima inisiatif dari Perdana Menteri Palestina Ismail Haniyah.
Dia menjelaskan bahwa Hamas tidak tunduk pada perintah siapapun, tetapi hanya tunduk kepada kepentingan rakyat Palestina, dan bekerja ke arah apa yang akan menguntungkan rakyat dan merealisasikan harapan mereka.
Juru bicara Hamas ini menyatakan bahwa gerakannya membutuhkan penataan baru untuk menjamin keberhasilan rekonsiliasi. "Ada perkembangan politik terkait dengan kegagalan proyek kompromi politik dan monopoli kelompok politik pada keputusan Palestina," jelasnya.
Sebelumnya Perdana Menteri Palestina Ismail Haniyah telah menyeerukan gerakan Fatah untuk menandatangani proposal rekonsiliasi Palestina dari Mesir, sesuai pengaturan baru dapat disepakati antara dua gerakan Hamas dan Fatah. (seto)
|