Tepi Barat-Infopalestina : Anggota Komisi Pusat PLO yang masih dipenjara Israel, Marwan Barghutsi menegaskan, perundingan ataupun kesepakatan Abbas dengan Entitas Zionis tidak sukses bebaskan tawanan dari penjara Israel. Dalam suratnya yang ia kirimkan kepada Muktamar Tawanan yang diadakan di kota Jericho, Selasa (24/11), Barghutsi menegaskan, kami adalah korban dari perundingan yang gagal. Sejumlah tawanan bahkan telah mendekam dalam penjara Israel selama 32 tahun. Barghutsi menjelaskan, penjara Israel telah menampung ratusan tawanan Palestina yang menderita sakit, bahkan sebagiannya diambang kematian. Mereka tidak diberikan kebebasan walau untuk pengobatan, termasuk didalamnya ratusan anak-anak dan wanita. Disamping itu ada ratusan tawanan adiministrativ tanpa hukuman dan tanpa tuduhan apapun. Ia menjelaskan, tawanan Palestina bukan hanya jadi korban penjajahan Israel. Mereka juga menjadi korban pengadilan sipil maupun militer Zionis. Barghutsi menyerukan semua pihak untuk memboikot pengadilan tersebut dan memilih setrategi Palestina bersatu , menolak diajukan masalah mereka ke pengadilan. Ditegaskan, pengadilan Zionis bekerja demi kepentingan penjajahan saja. oleh karena itu, mereka bagian tak terpisahkan dari penjajahan Zionis. selama rentang 42 tahun, tidak ada satu persenpun pembebasan kepada tawanan Palestina. (asy)
|