Gaza-Infopalestina : Menteri dalam negeri Palestina, Fathi Hamad menegaskan, pimpinan Hamas tidak akan melunak atau lentur dalam persyaratan soal pertukaran tawanan dengan Giladh Shalit dalam waktu dekat ini, hingga semua tawanan Palestina dapat bebas dari penjara Israel. Pernyataan ini diungkapkan Hamad dalam acara yang digelar departemen tawanan dan organisasi Waid untuk menggembirakan keluarga tawanan, terutama di saat hari-hari sulit mereka menunggu kebebasan anggota keluarganya dengan sabar, Senin (30/11). Dalam pada itu, Hamad meminta semua pihak untuk bersabar dalam menghadapi arogansi penjahat Zionis, hingga semua cita-cita untuk membebaskan semua tawanan Palestina dapat terlaksana. Ia berharap tahun depan para tawanan dapat berlebaran bersama keluarga dan anak-anak mereka, insya Allah. Sementara menurut, Direktur Waid untuk tawanan dan pembebasan, Shabir Abu Kursy menyebutkan, tujuan dari perayaan ini adalah untuk memberikan secercah senyum bagi anak-anak tawanan Palestina. Disamping sebagai upaya untuk meringankan beban jiwa yang dialami para keluarga tawanan, menjelang semakin dekatnya transaksi pertukaran tawanan dengan Israel. Dalam acara ini, ditampilkan pentas drama dari kelompok Mirwaj serta festival anak-anak dan perlombaan. Kemudian diadakan pembagian hadiah bagi para pemenang. Hadir dalam acara ini, semua perwakilan dari organisasi tawanan, seperti Muhammad Al-Katiri (departemen tawanan) Kholid Abu Hilal (Sekjen Gerakan Pembebasan) dan sejumlah pimpinan nasional, baik dari kalangan Islam maupun tokoh masyarakat serta tamu-tamu undangan dari keluarga para tawanan Palestina. (asy)
|