Al-Quds Terjajah – Infopalestina: Harian Israel Ediot Aharonot mengungkapkan, sejumlah senjata Israel melaba antara 70 hingga 80 dolar setiap tahun dari perjanjian jual beli senjata dan alat militer dengan NATO di Afganistan. Harian Israel edisi hari kemarin Kamis (3/12) melansir laporan rinci soal jenis-jenis senjata (buatan) Israel yang digunakan oleh NATO di Afganistan selama bertahun-tahun. Laporan menegaskan, puluhan pesawat terbang pengintai buatan Israel ditemukan terus melalukan operasi di wilayah perbukitan Afganistan untuk mengintai dan mengawasi pejuang Taliban di gua-gua dan pedesaan. Laporan menegaskan, pesawat itu merupakan disesuaikan dengan kondisi perang Afganistan karena dirancang Israel dalam menghadapi ‘teroris’. Laporan menambahkan, pasukan Inggris di Afganistan menggunakan sejumlah pesawat tanpa awak jenis Harmes 450 buatan perusahaan senjata Israel Albet Systems. Sementara Jerman, Spanyol, Belanda menggunakan pesawat tanpa awak jenis Haron. Dan pasukan Polandia menggunakan pesawat jenis Aurebetar buatan perusahaan Auorna Techs dan militer Amerika menggunakan pesawat tempur jenis Bayoner buatan perusahaan Israel. Laporan menegaskan, pasukan Polandia dan Spanyol menggunakan roket dan rudal jenis Shabayek yang dikembangkan oleh perusahaan Rafael yang bisa dilecutkan melalui darat atau helikopter. Roket ini memiliki keakuratan yang baik. Diperkirakan Amerika akan menambah daya beli dari Israel berupa sistem pertahanan, antisipasi, dan pesawat tanpa awak untuk memperkuat pasukannya di Afganistan. Laporan menegaskan, diperkirakan pasukan Amerika akan membeli peralatan serangan cepat ke gedung-gedung buatan Ravael dan sistem penggagalan bom melalui remote control buatan perusahaan Israel Elyesra. (bn-bsyr)
|