Gaza – Infopalestina: Departemen Kesehatan Palestina memperingatkan akan bahaya dari terus berlanutnya penutupan penyeberangan oleh Israel dan tidak diizinkannya masuk obat-obatan beserta perlengkapan medis ke Jalur Gaza dalam rangka untuk menyelamatkan nyawa pasien, khususnya mereka yang menderita penyakit kronis, yang terancam kematian bila obat-obatan dan perlengkapan medis tidak tidak segera bisa masuk dan tidak bisa ditunda-tunda.
Depkes Palestina dalam sebuah pernyataan hari ini, Rabu (30/12), mengatakan pihaknya mengalami defisit obat-obatan sangat serius, setelah 141 jenis obat-obatan dan 116 perlengkapan medis di gudang depkes habis.
Depkes Palestina menghimbau semua lembaga kemanusiaan, hak asasi manusia dan Palang Merah Internasional agar segera melakukan intervensi untuk menekan penjajah Israel dan memaksanya membuka penyeberangan dan mengizinkan masuknya obat-obatan dan peralatan medis untuk instansi-instansi Departemen Kesehatan Palestina di Jalur Gaza.
Rumah sakit-rumah sakit dan pusat-pusat medis di Jalur Gaza saat ini sangat kekurangan pasokan medis karena blokade yang diberlakukan pemerintah penjajah Israel. Hal ini berdampak dan akan mempengaruhi kemampuan mereka untuk membantu saat terjadi banyak korban (pasien). (seto)
|