Al-Quds-Infopalestina : Pemerintah Israel mencekal direktur manuskrip Al-Aqsha, Doktor Najih Bukairat untuk yang keempat kalinya secara berturut-turut hingga 15 Maret tahun depan. Dalam pernyataan persnya, Sabtu (19/12) Bukairat menyebutkan, keputusan yang dikeluarkan departemen dalam negeri Zionis yang dipimpin, Ely Yeshai dari partai radikal Israel, “Shats” sebagai kebijakan rasis, zalim dan batal demi hukum. Ia mengatakan, pemerintah Zionis memberikan berbagai kemudahan bagi penduduk permukiman dan delegasi Yahudi untuk melakukan kegiatanya di dalam wilayah Palestina 48. Namun mereka justru menekan kami bangsa Arab, setelah mereka memekan Masjid Al-Aqsha dan Al-Quds secara umum. Bukairat dikenal sebagai akademisi dan sebagai rujukan bagi para peneliti atau ilmuwan ketika mereka mengadakan pengkajian mengenai Al-Aqsha dan Al-Quds. Ia mempunyai banyak kegiatan, terutama di bidang pengenalan serta informasi mengenai Al-Aqsha, selain sebagai direktur manuskrip dan peninggalan bersejarah di Masjid Al-Aqsha. (asy)
|