Kairo – Infopalestina: Sumber-sumber media Mesir mengatakan bahwa penundaan penandatanganan rekonsiliasi Palestina terjadi atas permintaan langsung dari Amerika kepada Mesir, untuk membahas dimulainya kembali perundingan Palestina – Zionis. Penundaan ini tidak ada kaitannya dengan gerakan Hamas.
Mengutip pernyataan seorang diplomat senior Amerika Serikat, koran independen Mesir “asy Syarq” edisi Ahad (6/12), mengatakan, "Mahmud Abbas telah meminta Amerika Serikat menyatakan agar meminta Kairo menunda rekonsiliasi didasarkan pada keinginan Amerika."
Asy Syarq mengatakan, “Presiden Barack Obama dan utusan perdamaian ke Tengah Timur, George Mitchell dan Wakil Presiden Joe Biden menyampaikan surat kepada Mesir untuk menunda rekonsiliasi sampai bulan Januari 2010; agar Amerika Serikat menyempurnakan upayanya antara Palestina dan Israel."
Koran ini menambahkan pihaknya mendapatkan salinan dua surat Wakil Presiden Joe Biden yang dikirim ke Mesir. Dalam dua surat tersebut Biden meminta penundaan upaya rekonsiliasi Palestina sampai akhir bulan ini atau bulan Januari tahun depan.
Mengenai sikap Mesir, koran ini mengatakan, "Mesir telah menanggapi permintaan Amerika untuk sementara, tetapi Mesir berusaha untuk meyakinkan Amerika bahwa rekonsiliasi Palestina diperlukan untuk stabilitas kawasan. Mesir tidak akan menyerah pada masalah ini sampai selesai."
Koran Mesir ini menyatakan bahwa mengkhawatirkan periode setelah Mahmud Abbas. Sejumlah prediksi menyebutkan bila Mahmud Abbas mengajukan pengunduran diri maka situasi kawasan akan tragis bagi kepentingan untuk memperkokoh perpecahan secara final dan apa yang menjadi kewajiban Mesir terhadap Jalur Gaza. (seto)
|