Cari
Misyal Serukan Pembekuan Proyek Perundingan
cetakan E-Mail
Misyal Serukan Pembekuan Proyek Perundingan
[ 07/11/2009 - 04:00 ]

 

Damaskus – Infopalestina: Khalid Misyal, kepala biro politik Hamas menyerukan kepada dunia Arab untuk membekukan proyek perundingan damai dan mengadopsi pilihan politik terbuka. Ia menegaskan, pernyataan Abbas akan mengundurkan diri tidak akan merepotkan sikap Amerika.

Dalam sambutan faksi-faksi perjuangan perlawanan Palestina dalam acara tablig yang digelar oleh Jihad Islami kemarin Jumat (6/11) dalam peringatan harlahnya di kamp pengungsi Yarmok Damaskus, Misyal menegaskan, Israel dan Amerika tidak akan berubah kecuali apabila terpaksa. Namun perubahan itu seharusnya diawali dari Palestina dan Arab.

Misyal menyerukan pembekuan proyek perundingan damai yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama dan gagal. Amerika, Israel dan tim kuartet internasional bertanggungjawab atas kegagalan ini. bangsa Arab menurut Misyal, harus mengatakan, “Kami akan membuka pilihan-pilihan kami dan kami akan mengawali perubahan,”

Misyal mengisyaratkan bahwa rayuan Abbas yang menyatakan akan mundur tidak akan merepotkan Amerika sebab Clinton dan pejabat Amerika sudah mendengarnya namun mereka seakan mereka tidak mendengarnya.

Ia menegaskan, hasil perundingan Olso yang jujur diakui tidak ada hasil sehingga proyek perundingan harus dihentikan dan solusinya adalah berjihad dan melawan.

Sebab, menurut Misyal, Amerika tidak ingin berbuat adil kepada Palestina dan tidak ingin membuat Israel marah gara-gara Palestina. kini sudah tiba waktunya bahwa Israel tidak ingin berdamai dan tidak ingin mengakui hak-hak Palestina, tidak ada gunanya perundingan. (bn-bsyr)

Page Top

 
 
Israel Mau Apa?

Dr. Fayez Abu Shamalah

 



 

Jl. Mampang Prapatan XV no. 15A/3 Mampang Prapatan Jakarta Selatan 12760
Tel. 021-79192705