Tepi Barat – Infopalestina: Gerakan Jihad Islam Palestina menegaskan bahwa kondisi kesehatan salah seorang pemimpinnya yang ditahan milisi Abbas di jenin, wilayah utara Tepi Barat, Abdel Fattah Khuzaima, terus memburuk. Pihaknya meminta milisi Abbas segera membebaskannya karena tidak adanya perhatian terhadap korban sejak ditahan dua bulan lalu.
Gerakan Jihad Islam dalam sebuah pernyataannya, Ahad (22/11), mengatakan, " Abdel Fattah Khuzaima dipindahkan ke Rumah Sakit Dr. Khalil Suleiman setelah kesehatannya memburuk karena mogok makan." Milisi Abbas menolak pembebasannya meskipun semua upaya telah dilakukan oleh para pemimpin gerakan. Jihad Islam menyatakan bahwa Khuzaima adalah salah satu pemimpinnya yang menjadi buron pasukan penjajah Zionis.
Jihad Islam meminta milisi Abbas menghentikan semua bentuk penahanan politik dan membebaskan semua korban penculikan untuk mengukuhkan persatuan nasional di kalangan rakyat Palestina.
Disebutkan bahwa milisi Abbas di Tepi Barat telah menculiok dan menahan sekitar seribu aktivis perlawanan Palestina yang menolak untuk melakukan normalisasi dan koordinasi keamanan dengan penjajah Israel. (seto)
|