Hebron-Infopalestina : Komisi informasi badan pimpinan lembaga tawanan gerakan perlawanan Hamas mengungkapkan, sejumlah tawanan Palestina di penjara Israel sudah dipindahkan ke rumah sakit tawanan di Ramallah, menyusul kondisinya yang makin kritis dan sempat dilakukan tiga kali operasi. Berdasarkan informasi dari divisi khusus Hamas bidang tawanan, Ahad (6/12) menyebutkan, Ismael Ahmad Garbi dari Tarqumia Hebron (24 tahun) telah dilarikan ke rumah sakit Hadasa Israel untuk menjalani operasi di bagian paru-paru. Sudah sejak lama ia menderita sesak napas. Baru hari Rabu kemarin (2/12) ia mengalami operasi dan saat ini masih berada di rumah sakit. Masih dalam kaitan ini, pihak penjara Israel juga melakukan operasi terhadap dua tawanan Palestina, Ibrahim Udwani dari Kamp Al-Izzah, Betlehem dan tawanan Abdullah Buhah dari Der Amar, Ramallah. Sementara itu, tawanan Murad Syahin dilarikan ke rumah sakit tawanan di Ramallah karena mengalami sakit di tulang belakang dan leher sejak beberapa bulan terakhir. Setelah menunda-nundan proses pengobatan, akhirnya pihak pengelola penjara memasukan para tawanan tersebut ke rumah sakit, tapi dengan syarat, tak lebih dari tiga hari harus kembali ke penjara. (asy)
|