Gaza – Infopalestina: Pimpinan penting Hamas, Dr. Mahmod Zehar mengungkapkan, gerakannya sudah mengajukan Abbas ke pengadilan dengan dakwaan menyebarkan kebohongan terhadap pimpinan Hamas. Sebab Hamas tidak pernah menawarkan perpanjangan apapun kepada Abbas baik periode parlemen atau masa jabatan presiden selama beberapa tahun. Kepada Aljazeera.net kemarin Selasa (15/12) Zehar menegaskan, tudingan kebohongan sudah kerap dilakukan Abbas atas elit Hamas; dari tudingan mereka kabur saat agresi Israel terakhir yang dinilai memberikan efek terhadap spirit warga Palestina dan menghancurkan nasionalisme Palestina. Zehar menegaskan, Hamas mengajukan Abbas ke pengadilan di Gaza dan akan melanjutkannya ke pengadilan di Tepi Barat untuk menyidik Abbas. Kami tak pernah mengajukan tawaran kepada Abbas Dalam kaitan ini, Zehar menampik ucapan Abbas bahwa Hamas telah mengajukan tawaran perpanjangan periode parlemen atau jabatan presiden untuk menunda pemilu beberapa tahun. Abba ingin kondisi tidak menentu berlangsung di Palestina selama tiga hingga empat tahun. Hamas menilai Abbas telah melakukan kehobongan terhadap Hamas. Zehar meminta agar Abbas berhenti berbohong atas nama Hamas. Zehar juga menampik bahwa Hamas menerima perbatasan negara sementara. Sebab Hamas tidak akan mengakui Israel sebagai sebuah negara seperti yang dilakukan Abbas. (bn-bsyr)
|