Cari
Barhoum: Komite Pusat Ilegal Cabut Wewenang Parlemen Palestina
cetakan E-Mail
Barhoum: Komite Pusat Ilegal Cabut Wewenang Parlemen Palestina
[ 08/12/2009 - 01:27 ]

 

Gaza – Infopalestina: Jubir Hamas, Fawzi Barhoum mengkritik kecenderungan Otoritas Palestina di Ramallah menggunakan Komite Pusat PLO dalam konfliknya dengan Hamas untuk menghabisi upaya mewujudkan persatuan nasional dan melangkahi mediasi Mesir serta mencabut wewenang dewan parlemen Palestina yang bertentangan dengan undang-undang PLO sendiri.

Dalam siaran persnya kemarin Senin (7/12) Barhoum menegaskan, Komite Pusat PLO tidak memiliki legalitas mencabut kewenangan Dewan Parlemen Palestina. “Sudah pasti yang mengadakan Otoritas Palestina adalah tim perunding di Oslo baik itu PLO atau Komite Pusat yang tujuannya adalah memenuhi ambisi mereka berkoalisi dengan penjajah Israel dan meminggirkan faksi-faksi Palestina lainnya.” tegasnya.

Barhoum mengatakan, sebenarnya tidak ada undang-undang apapun baik di undang-undang Palestina atau UUD yang memberikan wewenang kepada Komite Pusat sebagai dewan eksekutif dan memiliki legalitas. Sebab yang memiliki legalitas adalah Parlemen Palestina yang terbentuk melalui pemilu bebas dan demokratis, bukan Komite Pusat.

Ia mengisyaratkan, undang-undang Palestina menegaskan, tugas parlemen Palestina berakhir ketika semua tugasnya diserahkan kepada parlemen baru. Sehingga parlemen Palestina hanya berakhir dengan penyelenggaraan pemilu baru.

Jubir Hamas ini menambahkan, yang terjadi adalah masa jabatan Mahmod Abbas sebagai presiden Palestina sudah habis sejak setahun lalu. Maka sejak setahun Abbas telah menyabotase jabatan presiden dan kini sekarang ia hendak melakukan pembantaian politik baru terhadap dewan parlemen Palestina. “Upaya ini sangat berbahaya dan mengancam upaya rekonsiliasi yang digalang Mesir dan masa depan persatuan nasional Palestina.” imbuh Barhoum.

Barhoum menyerukan kepada pihak Mesir untuk waspada akan bahaya niat pimpinan Abbas ini. “Sudah jelas kami menganggap langkah baru Abbas ini melangkahi upaya Mesir setelah sebelumnya ia mengumumkan pemilu Palestina secara sepihak. “Kami menyerukan kepada elit Mesir untuk waspada terhadap langkah berbahaya ini yang sudah melangkahi upaya Mesir” ungkapnya.

“Kami tidak akan menganggap keptutusan Komite Pusat dan kami melihat ada sabotase baru yang dilakukan Otoritas Palestina dan penghancuran terhadap legalitas Palestina sehingga ini tidak bisa diterima” tegasnya. (bn-bsyr)

Page Top

 
 
Israel Mau Apa?

Dr. Fayez Abu Shamalah

 



 

Jl. Mampang Prapatan XV no. 15A/3 Mampang Prapatan Jakarta Selatan 12760
Tel. 021-79192705