Nazaret – Infopalestina: Hayem Ramon, wakil I PM Israel Ehud Olmert, menegaskan pentingnya pengakuan orang-orang Palestina atas entitas Zionis Israel sebagai “Negara Yahudi”. Karena itu akan menggugurkan hak kembali pengungsi Palestina ke tanah-tanah dan rumah-rumah mereka, di mana mereka diusir dari sana pada tahun 1948.
Ramon mengatakan bahwa urgensi pengakuan tersebut merupakan “rencana menuju pengakuan orang-orang Palestina bahwa solusi bagi persoalan pengungsi mungkin dengan kembalinya mereka ke negara Palestina,” bukan ke tanah historis Palestina.
Hal tersebut dinyatakan Ramon, sebagaimana disiarkan radio Israel, Jum’at (16/11), selama pertemuan dirinya dengan para dubes Uni Eropa di Israel selepas dzuhur, Kamis (15/11).
Ramon melanjutkan pernyataannya dengan mengatakan bahwa apa yang disebut solusi dua negara untuk dua bangsa mencakup kembalinya pengungsi Palestina ke negara Palestina. Sebagaimana negara Israel juga solusi bagi persoalan pengungsi Yahudi, ungkapnya.
Dia menyebutkan bahwa otoritas Palestina dan pemerintahan inkontitusional yang dibentuknya, meminta dicapainya solusi yang disepakati bersama mengenai masalah pengungsi Palestina, tanpa pencantuman hak kembali Palestina yang ditetapkan. Hal inilah yang menimbulkan kekhawatiran pihak Palestina dari apa yang mungkin dengannya keluar pembahasa-pembahasan cepat saat ini antara pihak Zionis Israel dengan sejawatnya yang diwakili otoritas Palestina dan pemerintahan inkonstisional yang dibentuknya. (seto)
|