Infopalestina-Damasqus : Anggota Biro Politik Hamas Ezat El-Rasyq menyerukan Presiden Palestina, Mahmud Abbas untuk membaca ulang hasil pemilihan Asosiasi Insinyur Gaza untuk wilayah Al-Quds Islami yang dimenangkan oleh Gerakan Hamas kemarin. Ia menegaskan, rakyat Palestina yang ada di Gaza maupun Tepi Barat menganggap Gerakan Hamas telah berhasil membawa perubahan dan kemajuan untuk rakyat Palestina pada umumnya. Pemilu Asosiasi Insinyur Palestina yang diadakan pada hari Jum’at kemarin (26/10) dilaksanakan dengan sangat demokratis dan dihadiri sejumlah pengamat pemerintah maupun independent. Pemilu tersebut dimenangkan calon dari praktisi Hamas, Dr. Ir. Usamah Aisawi dengan mengantongi 1294 suara dari 1371 jumlah pemilih atau 94 % suara dimenangkan gerakan Hamas. Sementara lawan politiknya, Ir. Isham Abu Ghali hanya memenangkan 37 suara saja atau 2% dari seluruh pemilih. Dengan kemenangan ini, jelas sekali, bahwa embargo internasional terhadap rakyat Palestina sebagai hukuman yang diterapkan mereka terhadap mereka sebagai akibat dukunganya terhadap Hamas tidak berpengaruh sedikit sikap mereka yang tetap memilih jalan perlawanan untuk memperoleh kebebasan, sebagi mana yang digariskan dalam platform Gerakan Hamas. Presiden harusnya melihat realita yang ada dan mengkaji ulang strategi politiknya yang ingin memecah belah bangsa Palestina. Presiden selayaknya menghentikan dukunganya terhadap Israel dan Amerika yang menghendaki penderitaan bagi rakyat Palestina, ungkap Rasyq. Ia melanjutkan, Hamas adalah gerakan pinggiran namun sebagai pondasi pergerakan di Palestina. Kekuatanya terletak pada dukungan rakyat. Pemilu Asosiasi Insinyur Palestina yang diadakan setelah 20 bulan (dua tahun kurang) embargo internasional terhadap Palestina membuktikan bahwa Hamas masih didukung mayoritas rakyat. Arogansi yang ditujukan dinas keamanan pimpinan Abbas untuk merongrong kepemimpinan Perdaana Menteri Ismael Henaya tidak akan berhasil. Sebaiknya Abbas segera merubah paradigma dengan lebih mengutamakan kepentingan rakyat dari pada mengekora kepada keinginan Amerika serta Israel. Rasyq menekankan pentingnya rekontruksi dalam negeri Palestina demi kepentingan rakyat. Oleh karena itu Rasyq mengajak Mahmud Abbas untuk kembali memperhatikan tuntutan rakyat dengan menggelar dialog nasional secara menyeluruh dan simultan. (asy)
|