Ramallah – Infopalestina: Sumber-sumber local menyebutkan bahwa menteri wakaf di pemerintah Salam Fayyadl melarang imam masjid terbesar di Ramallah dan Beirah, Syaikh Mu’than (Abu Muadz) untuk berkhutbah di hari-hari Jumat.
Sumber menambahkan, bahwa Mu’than beberapa hari sudah diberi peringatan oleh dinas wakaf di Ramallah agar tidak menyampaikan khutbah di masjid tempatnya menjadi imam sejak 14 tahun lalu.
Keputusan ini ditandatangani oleh menteri wakaf Jamal Bawathinah yang memberikan perintah kepada aparat keamanan Palestina agar mencegahnya untuk khutbah atau sekedar menjadi konsultan agama di Ramallah.
Mu’than adalah salah satu orang yang pernah diasingkan ke Maraj Zuhur dan pernah ditangkap Israel lebih dari sekali. Ia juga ditangkap pada tahun 1990 an oleh aparat keamanan Palestina dan merasakan penyiksaan dengan keras sehingga pernah berdarah-darah. Terutama ia mengalami pendarahan di bagian percernaannya.
Laporan tahunan HAM menyebutkan bahwa pemerintah Fayyadl menghentikan ratusan pegawai di lembaga social milik Otoritas Palestina. Gaji mereka juga distop. Ini jelas merupakan pelanggaran terhadap undang-undang Palestina. (bn-bsyr)
|