Gaza-Infopalestina : Juru Bicara Hamas, Fauzi Barhoum mengklaim pihak kepresidenan Ramallah Mahmud Abbas melakukan pembersihan aktivis politik dan kelompok dari Hamas di Tepi Barat. Dalam pernyataan kepada Infopalestina Sabtu (23/2) Barhoum menegaskan, apa yang dilakukan dinas keamanan Abbas dan kelompoknya dengan menangkapi dan menyiksa para aktivis Hamas merupakan upaya pembersihan aktivis Hamas dari Tepi Barat. Mereka menangkap, membunuh, hingga menutup lembaga social yang melayani kebutuhan rakyat miskin di Tepi Barat. Akibanya sejumlah rakyat dikabarkan meninggal syahid dan terluka. Barhoum menyatakan, semua operasi ini dilakukan bersamaan dengan bolak-baliknya para jenderal Amerika ke kawasan untuk bertemu dengan sejumlah pejabat Ramallah. Kunjungan ini jelas dalam rangka realisasi setrategi mereka dalam memberangus gerakan Hamas dan semua pihak yang lebih memilih perlawanan dalam menghadapi Israel, demi melindungi kepentingan Israel, sebagaimana dijanjikan Presiden Mahmud Abbas. Hamas memandang tindakan Abbas ini sangat berbahaya bagi keamanan Tepi Barat. Disamping sebagai pemerkosaan terhadap pluarisme politik dan kebebasan berpendapat. Tindakan Abbas ini telah menodai semua pihak yang menolak pengakuan terhadap Israel dan lebih percaya kepada perlawanan sebaagai strategi untuk merebut kembali hak-hak legal Palestina. Sementara itu, Juru Bicara Hamas ini menganggap pembunuhan terhadap pemimpin Hamas di Tepi Barat, Syaikh Barghutsi sebagai bukti niat jahat kepada hak-hak rakyat di Tepi Barat dan Jalur Gaza, bekerja sama dengan pihak Israel yang membantai rakyat Palestina hampir tiap harinya. Semua ini merupakan realisasi dari komisi yang dibentuk dan ditugaskan Mahmud Abbas untuk memberikan kesempatan bagi kelompok kudeta agar dapat menghancurkan konstitusi Palestina dan melanggengkan blockade Israel. (asy)
|